Sabtu, 20 Juli 2013

Budi Satria Garuda - Eps#3



Budi Satria Garuda adalah sebuah karya tulis fiksi dengan mengangkat tema parodi dari serial Bima Satria Garuda yang tayang setiap hari Minggu jam 08.30 WIB di RCTI. Tulisan yang digagasi ide dari Aziz Ramlie Adam dan Green Leaper ini akan diposting (semoga) setiap hari Sabtu di Blog Aziz dan Blog Leaper masing-masing, karena ini merupakan tulisan kolaborasi.

Episode sebelumnya : Budi yang telah mendapatkan Gigi Palsu dari sosok pria misterius, Mikel Teti, memiliki kebimbangan apakah ia layak untuk menjadi Budi Satria Garuda atau tidak. Proses penyelamatan Randy, kakak angkat Budi, menjadi misi pertama kepahlawanannya. Hingga ia harus dihadapkan dengan sosok Iron Mask.

             Berikut adalah Budi Satria Garuda – Episode#3. Enjoy!




********

Budi Satria Garuda – Eps 3

Budi : Adik-adik! Jangan bersepeda di atas laut dan ikuti terus petualangan saya!

Di bengkel Satria Motors...

Budi terlihat sedang membersihkan beberapa bagian motor dengan cotton buds. Itu bukan suatu kekonyolan. Pada episode pertama dia memperbaiki sebuah motor dengan bulu ayam. Ketika sedang pura-pura bekerja, Randy tiba-tiba datang.

Randy : Budi. Ehm... kemaren itu...

Budi : Mau naik odong-odong lagi, Kak?

Randy : Bukan! Ah… ntar aja, kapan-kapan. Oh, kemarin itu... apaan?

Budi : “Em… saya juga gak tau, Kak, dengan apa yang sedang terjadi. Tapi Mikel Teti bil-

Randy : Mikel Teti? Siapa dia? Marketing di Dealer motor lain?

Budi : Mikel Teti itu orang yang memberi saya gigi palsu itu, Kak. Dia bilang pernah nge-trend di Youtube. Dia juga bilang cuma saya yang bisa menghentikan rencana jahat VUDO.

Randy mulai terlihat cemas. Budi berhenti memperbaiki sepeda motor. Mereka berdua berjalan ke tempat duduk yang sudah disediakan. Supaya terlihat dramatis, mereka berdua memasang tampang galau.

Budi : Mereka berasal dari dimensi lain, Kak. Mereka ingin menguasai Bumi dan seluruh isinya.

****

Sementara itu, di dalam sebuah gedung olahraga...

Sedang diadakan pertandingan basket antara tim Perkutut Keselek (warna merah) melawan tim Beo Sembelit (warna kuning). Salah satu pemain dari tim Perkutut Keselek bermain terlalu kasar. Berkali-kali dia mencederai pemain dari tim Beo Sembelit.

Karena bermain terlalu kasar, dia dimarahi oleh pemain basket dari kedua tim. Wasit pun marah. Penonton marah. Luna Maya marah. Para Napi pun membakar LP Tanjung Gusta.



*Wasit : Inget ye! Utang lu yang kemaren belum lunas!”*

Penonton #1 : KELUARKAN DIA!!!

Penonton #2 : BETUL!!!

Penonton #3 : “HARGA CABE NAIK!”

Penonton #4 : “BIRU!!”

Penonton #1 #2 #3 : “BIRU???!”

Penonton #4 : “Wasit, men!!”

Pemain tersebut dikeluarkan. Dia sangat marah karena dikeluarkan dari permainan dan pergi keluar dari gedung. Ketika sedang berjalan, dia melihat ada semacam cairan kental transparan seperti lendir (sebenarnya itu cuma lem). Dia melihat ke atas. Ada sesosok monster sejenis kadal sedang merayap di atas.

Tiba-tiba si pemain dari tim Perkutut Keselek itu pun “dimakan” oleh monster kadal itu. Setelah “memakan” orang tadi, monster itu pun menginjakkan kaki ke lantai dan joget-joget sebentar.

Monster itu bernama... Lizarion. Dia pandai membuat suara-suara aneh dan dia bukan seorang figuran yang memakai kostum. Lizarion memang monster kadal yang berhasil dikumpulkan kru parodi dari acara Mister Tukul Jalan-jalan. Asli!

Lizarion : Yo mamen! Oppa gangnam style! *Nge-beatbox*

Narrator #Aziz : Gak salah lo milih nih makhluk?! Tampang serem, suara ancur, udah kelihatan gak waras.... Kadal lagi!

Narrator #Putra : Hehe, tenang aja... dia cocok buat peranan ini, kok!

Lizarion : *Pake topi pesta, keluarin bir lalu mulai minum*


 
Seluruh kru, pemain dan Narrator #Aziz : ..............

Narrator #Putra : Oke, yang itu benar-benar di luar dugaan gue...

Lizarion monster adalah salah satu dari anak buah Iron Mask. Sekedar informasi, Lizarion adalah monster kadal yang suka bermabuk-mabukan dan bermain judi. Dia pun segera berjalan (sempoyongan) ke dalam gedung.

Sementara itu, di dalam gedung...

Pertandingan berlangsung dengan menegangkan. Supporter meneriakan nama idola mereka, tidak lupa dengan gerakan-gerakan lightstick dan beberapa chant-mix yang keren. Menurut mereka, itu dilakukan biar mirip konser JKT48.

Tanpa disadari semua orang, Lizarion dan beberapa pasukan VUDO menyelinap masuk.

Lizarion : Minggir! *Mencekik penonton, lalu melemparkannya keluar set sambil minum*

Pasukan VUDO mulai menyerang para penonton. Pertandingan basket pun jadi kacau. Semua orang panik. Nabilah juga panik. Saat itu juga, kebetulan ada seorang wartawan TV. Dia mulai merekam kekacauan yang ada.

*******
Kita kembali lagi ke bengkel Satria Motors...

Budi dan Randy sedang duduk tanpa berbicara apapun... karena naskahnya belum selesai diprint.

Narrator #Aziz : “Udah… ngomong sembarang aja dulu. Lagi trouble nih”

Randy : “….”

Budi : “Ehm. E… kalau sampai mereka menguasai Bumi... kita semua akan diperbudak, Kak!

Randy : “Kayak cowok yang pacaran trus diperbudak ceweknya gitu, ya?”

Narrator #Putra : “Dialog yang jenius”

Randy : Eh, maksudnya... Mikel bilang kalau cuma kamu sendiri yang bisa menghentikan mereka?
           
            Tiba-tiba muncul siaran berita di tipi.

Pembawa acara TV : Permisaahhh, serangan makhluk asing masih belum berakhir...

Budi & Randy : *Mendekati layar TV*

Pembawa acara TV : “Maaf, jangan terlalu dekat nonton tipinya. Grogi nih, saya.

Budi : *Berlari menaiki motor*

Randy : Budi! Mau ke mana kamu?”

Budi : “Belanja ke Indomaret!”

Pembawa acara TV :”Woy! Kerusuhannya di gedung olahraga! Bukan di Indomaret!

Ada hening sebentar. Budi tanpa ragu-ragu segera berangkat ke tempat yang diserang pasukan VUDO. Budi tahu, setiap detik, situasinya pasti akan bertambah kacau. Tak lama kemudian, Budi akhirnya sampai juga di dalam gedung olahraga.


 
Beberapa orang sedang dicium oleh pasukan VUDO yang dipimpin oleh si kadal pemabuk (Lizarion). Budi langsung menghajar beberapa pasukan VUDO. Lizarion melempar seseorang ke udara. Budi dengan lincah menyelamatkan orang itu. Setelah itu, Budi langsung berubah menjadi Budi Satria Garuda.

Budi Satria G : “Cih! Monster apa kau?!”

Lizarion : “Lihat, dong! Warna gue apaan?”

Budi Satria G : “Hijau!”

Lizarion : “Jenis gue?”

Budi Satria G : “Reptil!”

Lizarion : “Lidah gue?”

Budi Satria G : “Melet!”

Lizarion : “Jadi?”

Budi Satria G : “Anoa!”

Lizarion : “Kampret!!”

Terjadi pertarungan antara Budi Satria Garuda melawan pasukan-pasukan VUDO. Kali ini, Budi Satria Garuda melakukan sedikit aksi keren seperti melompat di udara kemudian bersalto di udara. Seperti biasa, pasukan VUDO dapat dikalahkan Budi Satria Garuda.

Setelah mengalahkan pasukan VUDO (atau anak buahnya Lizarion), Budi Satria Garuda mencari-cari si kadal pemabuk itu. Tiba-tiba Lizarion muncul entah darimana secara tiba-tiba lalu menyerang Budi Satria Garuda secara cepat. Budi Satria Garuda sempat mules kewelahan.

Lizarion : Aduh.... Gue udah puyeng.... *Mencoba untuk tetap berdiri tegak*

Budi Satria Garuda menyadari satu hal, Lizarion sudah terlalu mabuk untuk berkelahi. Kesempatan ini tidak disia-siakan Budi Satria Garuda untuk pergi ke kamar mandi mengeluarkan kekuatan apinya.

Lizarion (yang mabuk) pun terkena serangan api itu. Dia langsung terpental ke tembok dan tergeletak (karena sedang mabuk berat) di tanah. Tiba-tiba pesawat VUDO melintas. Lizarion menggunakan kesempatan itu untuk kabur.

Budi Satria G : ARGH! Dia kabur!

********

Malam harinya di sebuah rumah...


*Rumahnya masih sama, belum punya dana buat pindah ke hunian baru*

Budi sedang duduk menonton TV sementara Randy dan Pamannya Cindy sedang makan. Cindy? Mengumpulkan piring kotor.

Cindy : Kak Budi... bantuin, dong!

Budi : *Serius memperhatikan TV*

Cindy : Kak Budi... *Mendekati Budi* Ayo bantuin, dong!

Budi : ENGGAK! INI SIARANNYA LAGI TUMPEH-TUMPEH! JUPE NIH! JUPE!”

Cindy melihat ke TV. Ada iklan minuman ringan dengan Jupe pakai baju pink. Cindy ngambek lalu pergi ke kamarnya. Randy menghampiri Budi dan melihat ke TV. Mereka nonton sampe tumpeh-tumpeh….

Keesokan harinya di bengkel Satria Motor...

Budi sedang sibuk memperbaiki sebuah motor. Randy datang menghampiri Budi. Randy penasaran kenapa Budi seperti orang yang lagi emosian.

Randy : Budi.... Oy!”

Budi : Ya, Kak?

Randy : “Lagi menstruasi, ya?”

Budi : “….”

Yupia (Kru parodi, Make up) : *Memasuki set*

Budi : *Mengambil botol air yang ada di sampingnya lalu menyiram mukanya sendiri*

Yupia : *Mengambil tas miliknya yang jatuh di dalam set, lalu keluar dari set* Maaf!

Budi : Kampret....

Randy : Tadi malem itu kamu kenapa? Kok galak banget sama Cindy?

Budi tiba-tiba memasang ekspresi galak. Randy tahu apa penyebabnya. Iya… iklan tumpeh-tumpeh. Budi pun berhenti memperbaiki motor lalu berjalan keluar dari bengkel tersebut. Randy hanya menggelengkan kepalanya. Dia benar-benar bingung dengan tingkah (aneh) Budi.

Sementara itu, kita beralih ke sebuah tempat...

Sebuah pemilihan Walikota sedang berlangsung. Para warga sedang mencoblos kandidat masing-masing. Tiba-tiba pasukan VUDO muncul. Sayangnya, tidak ada yang mau memperhatikan mereka.

Budi yang sedang ada di depan bengkel tiba-tiba merasakan ada yang aneh. Gigi palsunya menyala. Ini bukan pantulan sinar matahari atau efek kamera. Itu karena pasukan VUDO sedang beraksi lagi.

Pasukan VUDO mulai menyerang warga (lagi). Mereka dengan ganas mengejar-ngejar masyarakat yang tidak mencoblos Gayus Tabungan sebagai Walikota.

Budi muncul tepat pada waktunya. Setelah berubah, dia menghajar habis pasukan VUDO. Seketika terjadi pertarungan lagi antara Budi Satria Garuda melawan Lizarion (kali ini dia gak mabuk). Pada pertarungan ini, Lizarion lebih jago daripada Budi Satria Garuda. Budi Satria Garuda dihajar habis-habisan.

Lizarion : Sebenarnya gue gak mau berkelahi tanpa minum bir terlebih dahulu. *Keluarin botol bir* Mau sedikit, Bro? Sebelum kita lanjutin!”

Budi Satria G : “Kagak! Gue puasa!” *Pasang pose memanggil senjata* “Kipas Angin!!”

Senjata mematikan (sebenarnya cuma kipas angina punya si Yupia) Budi Satria Garuda datang dan melukai Lizarion. Budi Satria Garuda dengan gagah menangkap senjata itu. Kipas ini ternyata juga bisa dibentuk seperti pedang.



*Jangan beli di Indomaret. Nggak jual*

Budi Satria Garuda sedang kagum melihat kipas yang bisa dibentuk seperti pedang. Lizarion sendiri kaget melihat kipas itu. Yupia sendiri juga kaget melihat kipasnya. Bahkan tukang batagor yang sedang lewat juga kaget.

Lizarion mulai menyerang tetapi ditangkis oleh Budi Satria Garuda. Terjadi perkelahian lagi. Ketika sementara berkelahi...

Mikel Teti (via telepati) : Budi, gunakan kekuatan baling-baling kuning! Sekarang!

Budi Satria G : BUDI YELLOW PUP! *Mengayunkan Kipas Angin*

Sebuah kekuatan berwarna kuning melesat mengenai Lizarion. Lizarion benar-benar terluka. Budi melihat Kipas Angin dan merasa heran dengan bentuknya. Pesawat VUDO sekali lagi melintas. Lizarion berhasil kabur.

Budi Satria G : Kampret...! Kabur mulu! Kapan episode ini selesai?!

Di dalam pesawat VUDO...

Lizarion menghadap Iron Mask. Iron Mask terlihat sangat marah (walaupun ekspresi mukanya tidak berubah).



*Gue cium lo!!*

Iron Mask : Dasar kadal! Masa untuk menghadapi seorang manusia Bumi yang sangat lemah saja lu gak bisa?!

Lizarion : Susah, men! Kenapa bukan lu aja yang hadapin dia?

Iron Mask : *Mencekik Lizarion* LU BERANI YA SAMA GUE?! LU GAK TAU SIAPA BOKAP GUE?!”

Lizarion : “Gaston?

Iron Mask : “IYA! Eh, maksud gue, JADI SEKARANG UDAH BERANI YA NGEBANTAH PERINTAH ATASAN?!

Lizarion : Gimana kagak?! Gaji dari 2 bulan lalu aja belum dibayar!”

Iron Mask : *Melepaskan cekikannya* Aku sudah muak dengan penghuni Bumi.... Pergilah dan jangan kembali sampai misimu selesai! Kalau lu gak bisa mengalahkan Budi... Gue sendiri yang akan menghabisi lu! *Ngupil*

*******

Malam harinya, di sebuah rumah (Kedepannya akan disebut Rumahnya Cindy atau Randy)....

Budi sedang sibuk duduk di depan komputer. Dia sedang mencari informasi tentang kadal dan harga photopack. Cindy mengetuk pintu.

Cindy : Kak Budi. Makan malamnya udah siap

Budi : Oh iya... Makasih. Eh, Cindy!

Cindy : Ya?

Budi : Ayam-ayamku mana? Eh, maksud Kakak... Maaf, ya. Kemarin Kakak jadi galak.

Cindy : Gak apa-apa kok. Wajar kalau lagi PMS….”

Budi : “….”

Budi kembali fokus ke komputernya. Tab pertama adalah hasil penelusuran tentang kadal, tab kedua adalah facebook, tab ketiga adalah twitter dan tab keempat adalah penelusuran tentang harga photopack Cindy.

Cindy : Kakak lagi ngapain?

Budi : Main bola.... Eh, maksudnya lagi belajar

Cindy : *Melihat ke komputer* Hah? Anoa? Ahahaha, mau jadi anoa?

Budi : “Hah? Anoa? *melirik ke komputer*

Cindy : “Iya. Itu anoa, kan?”

Budi : “Emmm…”

Cindy : “Hehehe… yaudah. Aku makan duluan, ya”

Budi : Cindy! Makasih ya!

Cindy hanya tersenyum ke Budi. Senyumanya begitu mematikan sampai-sampai Budi mimisan melihatnya. Budi kembali melihat ke arah komputer.

Budi : “Ah, ini kan kadal….”



*******

Besoknya, di gedung olahraga...

Budi sedang duduk melamun. Dari hasil penelusuran tadi malam, dia mengetahui bahwa kelemahan kadal adalah matahari. Selain itu, dia juga berhasil mendapatkan 3 photopack Cindy.

Tak jauh dari situ, Lizarion sedang berjalan di  tempat parkir sambil melihat-lihat apakah semua kendaraan sudah rapi atau belum.

Narrator #Aziz : “Ntar, itu lo pake bawa-bawa peluit buat apaan?”

Lizarion : Ini pekerjaan sampingan, kok. Karena gue monster bukan berarti gue gak boleh jadi tukang parkir liar kan? *keluarin botol bir, minum*

Narrator #Putra : Tuh kan! Gue bilang apa! Dia cocok buat peran antagonis!

Gigi palsu milik Budi sekali lagi bersinar. Budi melihat sekelilingnya dan menemukan Lizarion, si anoa kadal pemabuk (yang sekarang lagi jadi tukang parkir liar). Lizarion juga kebetulan melihat Budi.

Lizarion : ELU LAGI!

Budi : *Mengeluh* Itu dialog gue....

Mereka berdua berhadapan di tempat parkir. Budi berubah jadi Budi Satria Garuda dan terlibat perkelahian (lagi) dengan Lizarion. Ketika sementara berkelahi, sebuah mobil hampir menabrak Budi Satria Garuda dan Lizarion.

Budi Satria Garuda melompati mobil itu sementara Lizarion sukses menghentikan mobil hanya dengan satu tangan... dan memarkirkan mobil itu dengan rapi. Setelah itu, Lizarion berhasil menghajar Budi Satria Garuda.

Tiba-tiba, sinar matahari mengenai Lizarion. Tanpa disadari si kadal pemabuk itu... dia semakin melemah. Budi Satria Garuda memanggil Kipas Angin dan menggunakan kekuatan “Budi Pink Valentine”.

Pemain tim perkutut keseleo yang suka main kasar di pertandingan pada awal cerita, tiba-tiba terpental keluar dari tubuh Lizarion. Dia melihat Budi Satria Garuda dengan bingung karena setahunya dia belum ada event karnaval dalam waktu dekat.

Budi Satria G : Tenang saja, saya bukan preman, kok

Pemain tim perkutut keseleo : Kamu siapa?

Budi Satria G : Budi!

Pemain tim perkutut keseleo : “Bhahaha! Mainstream banget nama lo!”

Budi Satria G : “Tokai!”

******

Kita beralih ke tempat kilang minyak Kerajaan VUDO...



 
Rasputin sedang sibuk mengupdate status Facebook. Anehnya, meskipun kita sudah menyediakan kursi tunggu rumah sakit, dia tidak menggunakanya. Tak lama kemudian, muncul gambar holografik Iron Mask yang sedang berlutut.

Rasputin : Iron Mask! Apakah kamu lebih suka tinggal di dalam kapal kecil itu daripada di dalam Kerajaan VUDO?

Iron Mask : Jujur, kapal kecil lebih nyaman dibandingkan tempat kilang minyak yang habis kebakaran.

Rasputin : “Setuju!

Narrator #Aziz : Ehem...

Narrator #Putra : *Kokang senjata*

Rasputin : Eh, maksudnya... jangan pernah berharap untuk kembali ke Kerajaan VUDO sampai kau bisa menguasai Bumi!

Iron Mask : Ampun, Yang Mulia Rasputin!

Rasputin : Bagaimana dengan Mikel Teti?

Iron Mask : Menurut akun jejaring sosialnya di Twitter dan Facebook, dia masih ada di Bumi. Hamba sedang berusaha melacaknya.

Rasputin : Hm... Lalu bagaimana dengan bola ping pong kesayangan saya yang hilang 3 tahun lalu? Apakah sudah ada tanda-tandanya?

Iron Mask : Belum”

Rasputin : ARGH!

Rasputin tidak sengaja mematahkan antena sehingga koneksi antara Iron Mask dan Rasputin terputus.

Kita beralih ke dalam kapal VUDO....

Iron Mask berdiri dan menghadap ke pengontrol. Dia merasakan rasa kesal yang sangat luar biasa. Dia mengepalkan tangannya... kemudian ngupil sebentar lalu kembali ke dalam adengan.

Iron Mask : Ini adalah terakhir kalinya kau mempermalukanku! Tunggu pembalasanku... BUDI!

Tukang Batagor : Bang, ini pesanannya!

Iron Mask : “Thanks baby! Masukin ke catatan bon dulu ya.”

Bersambung
*********

Thanks to “Wizardianx” karena sudah mengupload videonya! Tanpa video itu, screenshotnya tidak akan ada!

Baca juga di Blog Aziz

2 komentar: